Terkini

Showing posts with label Kewangan Syariah. Show all posts
Showing posts with label Kewangan Syariah. Show all posts

Wednesday, 15 April 2015

Masyarakat Dinilai Belum Siap Dengan Sistem Keuangan Syariah

Selain dukungan pemerintah, kunci utama pengembangan perbankam syariah ada pada masyarakat, terutama umat Islam. Besarnya industri ini tergantung pada kemauan umat untuk memindahkan dana perbankan konvensional dan memanfaatkan jasa perbankan syariah.
Pelaksana Tugas Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan yang juga hadir dalam seminar itu mengatakan,masalah utama industri keuangan syariah ada di masyarakat yang belum siap kehilangan dana dalam sistem keuangan syariah.

''Poin dalam keuangan syariah adalah soal transmisi risiko. Ini yang harus disadari pemilik dana, masyarakat,'' kata mantan Ekonom SeniorStandard Chartered Bank ini.

Soal keuangan, lanjut dia, isunya hanya dana dan biaya. Sumber dana perbankan syariah di Indonesia masih mahal, sehingga pembiayaannya pun terbatas. 

Padahal, bank syariah juga bisa mendirikan perusahaan manajemen investasi atau anak usaha lain yang sesuai regulasi sehingga akad mudharabah dan musyarakah (bagi hasil) bisa dikembangkan.

(Republika Online / 14 April 2015)
---
Latihan & Perundingan: www.alfalahconsulting.com 
Perunding & Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
Pelaburan Saham Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.com 
Islamic Unit Trusts Investment: www.islamic-invest-malaysia.com

Thursday, 25 December 2008

Saturday, 1 March 2008

Pertumbuhan pasar keuangan syariah 15% per tahun

JAKARTA: Moody’s Investors Service menyatakan bahwa pasar keuangan untuk Syariah global, termasuk Asia Pasifik, berkembang kurang lebih 15% per tahun dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, terutama akibat meningkatnya kemakmuran di negara-negara Islam yang didorong oleh kenaikan harga minyak.


Lembaga pemeringkat itu menilai pasar keuangan syariah tidak menunjukkan indikasi pertumbuhan akan melambat. Laporan khusus dengan judul 2007 review and 2008 outlook: Islamic Finance yang ditulis oleh Asistant Vice President Moody's Dominique Gribot-Carroz dan analis Faisal Hijazi menjelaskan pasar keuangan Syariah saat ini diperkirakan sebesar US$700 milyar secara global. Menurut dia, sukuk atau obligasi syariah merupakan segmen dengan pertumbuhan terbesar dengan volume mencapai US$97,3 miliar sepanjang 2007. “Secara global, kami memperkirakan bahwa penerbitan sukuk akan mencapai sekitar 30% hingga 35% per tahun” kata Gribot-Carroz.


Dia menambahkan pertumbuhan tersebut terutama akan datang dari negara-negara teluk (Gulf Cooperation Council), Afrika Utara dan Asia Pacific. Laporan Moody’s tersebut juga menyebutkan penerbitan Sukuk dengan denominasi mata uang Asia mengalami pertumbuhan hampir 50% atau mencapai US$65,3 miliar pada 2007 dari US$43,6 miliar pada 2006. Dia menambahkan bahwa pertumbuhan tersebut terlihat lebih stabil sejak musim panas 2007.


Prospek untuk penerbitan Syariah di Asia Pasifik dinilai masih kondusif menurut laporan tersebut. Sebagai contoh, pemerintah Jepang merencanakan untuk menerbitkan Sukuk di tahun 2008 dengan nilai berkisar antara USD300 juta dan USD500 juta. Negara lain di Asia seperti Singapura juga mempertimbangkan untuk menerbitkan Sukuk pada 2008, sementara di Hong Kong pemerintah juga memberikan dukungan terhadap perkembangan syariah. Pada saat yang bersamaan, Moody’s juga memperkirakan bahwa pertumbuhan pasar Syariah di Pakistan dan Indonesia walaupun kecil namun akan tumbuh signifikan.--(BC)

---
Latihan & Perundingan: www.alfalahconsulting.com 
Perunding, Pensyarah & Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
Pelaburan Saham Amanah Islam: www.islamic-invest-malaysia.com